Hasil Analisa Sperma

Untuk menilai status kesuburan seorang pria, perlu dilakukan pemeriksaan sperma. Sebaiknya sebelum melakukan pemeriksaan sperma, konsultasikan dahulu kepada dokter Andrologi agar dapat dilakukan pemeriksaan awal. Begitu juga apabila sang pria (suami) diminta untuk melakukan pemeriksaan sperma oleh dokter kandungan saat konsultasi sang wanita (istri), hasil pemeriksaan sperma hendaknya dikonsultasikan ke dokter Andrologi.

Zaman sekarang, begitu pasien memperoleh hasil pemeriksaan, bisa langsung “konsultasi” hasil tersebut ke dokter Google. Tidak sedikit pasien yang penasaran dengan hasilnya, langsung searching dan browsing via Google.

Begitu juga dengan hasil analisa sperma. Umumnya, pada laporan hasil analisa sperma akan dituliskan kesan : astenozoospermia atau teratozoospermia atau oligozoospermia atau azoospermia. Saya yakin, di mbah Google, sudah banyak informasi mengenai istilah tersebut.

Harus di waspadai, tidak semua informasi dari internet itu sesuai dengan kondisi sang pasien, maka dari itu, disarankan untuk membawa hasil tersebut & memeriksakan diri ke dokter Andrologi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close